Kalidou Koulibaly Angkat Bicara Atas Ketertarikan Man United Padanya

Kalidou Koulibaly Angkat Bicara Atas Ketertarikan Man United Padanya

Pemain Lini Belakang Milik Napoli, Kalidou Koulibaly, akhirnya angkat bicara masalah ketertarikan Manchester United padanya. Pemain 27 tahun itu mengakui bangga jadi bidikan Setan Merah.

“Masa depanku? Saya tidak paham apa saya salah satunya bek terkuat. Saya tetap berupaya memberi yang terunggul. Sebab saya di sini, saya tetap berupaya tumbuh bersama dengan Napoli. Saya miliki banyak motivasi untuk selalu serta saya ingin selalu lakukan ini,” kata Koulibaly pada Rai Sport.

“Aku suka banyak team besar memantauku, tapi saya ingin tunjukkan di lapangan jika saya ada di level paling hebat serta saya ingin menunjukkannya di hari esok,” katanya.

Koulibaly merapat ke Napoli dari Genk pada 2014. Dia lalu berkembang jadi salah satunya bek terunggul Serie A, bahkan juga Eropa.

Tampilan gemilangnya itu mengambil perhatian klub-klub besar Eropa, diantaranya United. Setan Merah bahkan juga sudah sempat memberi penawaran 90 juta pound sterling pada Januari lantas, walau pada akhirnya tidak diterima Napoli.

Koulibaly sendiri telah membela Napoli dalam 30 laga di semua pertandingan musim ini. Dia pun membuat dua assist.

Mengenai Napoli sekarang ada di rangking dua klassemen Serie A. Mereka masih tetap ketinggalan point dari Juventus di singgasana.

Laga Antara Inter Milan Dan Napoli Tinggalkan Duka

Laga Antara Inter Milan Dan Napoli Tinggalkan Duka

Pertandingan Boxing Day Liga Italia Serie A antara Inter Milan melawan Napoli tinggalkan duka dan masalah yang banyak sampai saat ini.

Seseorang supporter Inter tertabrak mobil van pada saat pertandingan tersebut.

Dia sempat dibawa ke rumah sakit akan tetapi nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Dalam insiden yang terpisah, giliran supporter Napoli sebagai korban.

Empat supporter Napoli tertusuk satu jam sebelum pertandingan berjalan sebab ultras ke-2 club sama-sama berselisih.

Salah satunya supporter Napoli bahkan juga menanggung derita luka kronis di bagian lambungnya.

Menyusul kekacauan ini, dua ultras Inter Milan sudah ditahan berkaitan masalah ini.

Dua insiden ini bukan hanya satu momen kelam yang memberi warna pertandingan Inter Milan versus Napoli.

Bek Napoli, Kalidou Koulibaly, terima kecaman rasialis selama pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza.

Beberapa ultras Inter Milan menyanyikan lagu-lagu rasialis yang menyengaja mereka tujukan untuk Koulibaly.

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, terasa jika atmosfer pertandingan ini sangat keras hingga dia minta Liga Italia untuk menundanya.

“Atmosfer pertandingan ini benar-benar tidak normal. Kami telah minta untuk tunda pertandingan ini 3x,” kata Anecelotti seperti dikutip Bolavitasport.news dari Sky Sports.

“Koulibaly begitu grogi pada pertandingan ini,” kata Ancelotti.

Rasialisme yang menerpa Koulibaly menarik perhatian dari beberapa bintang Liga Italia.

Cristiano Ronaldo serta Mauro Icardi saling mengatakan penolakan mereka pada rasialisme yang menerpa Koulibaly.